Download Aplikasi SalingJaga

Layanan
Pelanggan

|

0811 1230 0735
Senin s/d Jumat 08.00 - 17.00 WIB

2 Metode Menghitung Kebutuhan Santunan Tutup Usia

Salah satu hal yang penting dilakukan sebelum membeli polis asuransi jiwa adalah menentukan tujuan asuransi jiwa bagi  kamu dan keluargamu. Jika memungkinkan, tujuan ini harus dipikirkan hingga cukup detail. Contoh tujuan yang cukup rinci: kamu ingin mendapatkan dana santunan tutup usia yang cukup dipakai sampai anak kamu lulus kuliah. 

Pertanyaannya; kenapa harus cukup detail seperti ini? jawabannya: karena itu akan membantumu menghitung kisaran dana santunan tutup usia yang ideal. Besaran dana santunan tutup usia kelak akan juga besaran premi yang dibayar. Nah, dengan mengetahui jumlah besaran dana santunan dan kisaran premi yang mesti dibayar, kamu jadi lebih fokus saat menentukan asuransi jiwa yang cocok buat kamu.

Alasan lain kenapa perlu mengetahui jumlah santunan kematian yang diperlukan adalah agar kita terhindar dari kondisi under insured, atau kondisi ketika manfaat asuransi (dalam hal ini dana santunan tutup usia) berada di bawah kebutuhan riil ahli waris di masa depan.

Lalu, bagaimana cara menghitung nominal dana santunan tutup usia? ada beberapa metode yang bisa kamu gunakan. Namun, sebelum sampai ke situ, mari kita lihat dulu faktor apa saja yang mempengaruhi jumlah dana santunan yang dibutuhkan.

Faktor-Faktor yang Menentukan Dana Santunan Tutup Usia yang Tepat

1. Penghasilan Tahunan dan Tanggungan

Karena dana santunan berfungsi sebagai pengganti pendapatan kamu setelah kamu tiada, akumulasi pendapatan dalam setahun jelas sangat penting untuk diperhitungkan. Selain, itu kamu juga harus memperhitungkan jumlah tanggungan finansial (anak, pasangan, saudara, orang tua, dll). Makin banyak tanggungan finansialmu, makin besar pula dana santunan tutup usia yang kamu butuhkan.

Yang tak kalah penting adalah jangka waktu penanggungan. Kamu harus menentukan kira-kira sampai kapan mereka butuh sokongan finansial. Sampai semua anak lulus kuliah? atau sampai semua anak beroleh pekerjaan? jawab atas pertanyaan ini juga krusial dalam menentukan besar dana santunan kematin yang ideal.

2. Utang dan Kewajiban 

Yang tercakup dalam utang dan kewajiban di antaranya; cicilan kredit pemilikan rumah, cicilan kredit kendaraan, semua utang pribadi, semua cician kartu kredit, serta dan tunggakan biaya medis (jika ada). 

Hitung semua sisa cicilan yang tersisa dan utang yang belum terbayar. Total kewajiban finansial ini elemen penting dalam kalkulasi dana santunan tutup usia yang ideal. 

3. Goal dana santunan tutup usia

Tentukan peruntukkan dana santunan tutup usia. Biasanya, uang pertanggungan asuransi jiwa dapat dimanfaatkan sebagai dana pendidikan anak, dana warisan, dana masa tua pasangan, hingga dana darurat keluarga. 

Lain tujuan, lain pula imbasnya pada kalkulasi dana santunan tutup usia. 

4. Gaya Hidup

Karena gaya hidup erat  hubungannya dengan pola konsumsi kamu dan keluarga. Jadi, pikirkan dulu bersama keluargamu apakah gaya hidup saat ini akan tetap dipertahankan? Atau adakah rencana untuk mengubah gaya hidup. 

Dengan gambaran dan rencana gaya hidup keluarga di masa depan, kalkulasi dana santunan tutup usia bisa dipertajam lagi. 

5. Inflasi

Selalu ingat bahwa nilai uang akan selalu menurun di masa depan karena inflasi. Hal ini harus diingat saat menghitung dana santunan tutup usia agar hasil akhir kalkulasi tidak terlalu rendah dari kebutuhan riil ahli warismu di masa depan. 

6. Investasi dan Simpanan

Jika faktor-faktor sebelumnya cenderung menaikkan kisaran dana santunan tutup usia yang ideal, investasi dan simpanan berlaku sebaliknya. Sejatinya, simpanan, investasi dan asuransi punya tujuan serupa: sebagai safety net di masa depan. 

Maka, tabungan dan investasi bisa mengurangi kisaran ideal dana santunan tutup usia. 

Metode Kalkulasi Dana Santunan Tutup Usia

Ada sejumlah metode bisa digunakan untuk menghitung kisaran dana santunan yang ideal. Perlu dicatat, tak ada metode yang lebih superior dari yang lain. Artinya, kamu bisa memilih salah satu metode atau mengkombinasikannya sesuai kebutuhan. 

1. Income replacement based

Metode ini tergolong sangat sederhana. Seperti namanya, besar dana santunan tutup usia diperoleh dengan mengalikan pendapatan per bulan yang disetahunkan dengan jumlah sisa jangka waktu dana tersebut digunakan untuk menopang kebutuhan ahli waris. Saking sederhananya, inflasi dan nilai dana di masa depan tidak diperhitungkan dalam metode ini.

Misalnya, kamu ingin mendapatkan dana santunan yang cukup menopang kebutuhan anakmu sampai usia 21 tahun. Saat ini, anakmu berusia 4 tahun dan kamu memiliki rata-rata pendapatan Rp10 juta perbulan,  Maka, jumlah dana santunan yang kamu harus siapkan adalah Rp10 juta x 12 X 17 = Rp2,04 miliar.

2. Need Analysis Approach

Ini adalah metode dengan perhitungan paling rinci. Faktor yang diperhitungkan tak sekadar pendapatan bulanan yang disetahunkan, tapi juga aset yang dimiliki, sisa utang/cicilan,  kebutuhan ahli waris yang ingin dipenuhi hingga nilai dana santunan asuransi lain yang dimiliki.

Katakanlah kamu ingin mencukupi kebutuhan anak kamu ingin dana santunan yang cukup untuk membiayai kebutuhan anakmu hingga lulus kuliah. Bila total biaya pendidikan mencapai Rp1,5 miliar, dan kamu punya sisa cicilan rumah sebenar Rp100 juta, dan memiliki asuransi jiwa dari kantor dengan opsi dana santunan sebesar Rp250 juta, maka target dana santunan tutup usia yang ideal adalah:
(Rp1,5 miliar+Rp100.000) – Rp250 juta = Rp1,35 miliar.

Setelah tahu tahu faktor yang mempengaruhi serta cara menghitung dana santunan asuransi jiwa yang ideal, kini kamu bisa menghitung nilainya secara mandiri. Nanti begitu ketemu nilainya, kamu bisa langsung mencari asuransi dengan opsi dana santunan yang cocok denganmu.

Asuransi SalingJaga Keluarga adalah salah satu produk asuransi jiwa syariah yang bisa kamu andalkan Harga kontribusi Asuransi SalingJaga Keluarga terjangkau mulai Rp60.000/tahun, dengan opsi santunan tutup usia dari Rp50 juta hingga Rp2 miliar. Pendaftarannya mudah, bisa dilakukan online tanpa agen dan tanpa perlu medical check-up (MCU).

Daftar langsung melalui website resmi salingjaga.com atau aplikasi SalingJaga untuk memulai perjalanan perlindungan finansial Anda hari ini!

Asuransi SalingJaga