Pendidikan adalah fondasi penting dalam kehidupan. Melalui pendidikan yang baik, seseorang dapat mengembangkan potensi diri, memperoleh ilmu, nilai, dan keterampilan yang membantunya berperan aktif dalam masyarakat serta membangun masa depan yang bermakna.
Memberikan pendidikan terbaik merupakan tanggung jawab setiap orang tua. Untuk menunaikan tanggung jawab ini, diperlukan perencanaan keuangan yang matang, termasuk menyiapkan dana pendidikan. Besarnya biaya pendidikan membuat banyak orang tua mencari berbagai cara untuk mempersiapkannya, mulai dari tabungan, deposito, hingga menyiapkan asuransi.
Namun, penting dipahami bahwa asuransi jiwa bukanlah alat investasi atau tabungan. Fungsi utamanya adalah memberikan perlindungan finansial ketika pencari nafkah meninggal dunia. Melalui asuransi jiwa, dana pendidikan anak tetap terjamin meski sumber penghasilan utama keluarga tak lagi ada. Inilah yang membuat asuransi jiwa bisa menjadi salah satu cara paling aman untuk memastikan anak dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang dicita-citakan.
Mengapa Asuransi Jiwa Cocok Untuk Menyiapkan Dana Pendidikan?
Dibanding instrumen finansial lainnya, asuransi jiwa memiliki tiga kelebihan berikut ini:
1. Dana Terlindungi dan Tidak Mudah Digunakan
Berbeda dengan tabungan yang bisa diambil sewaktu-waktu, dana dalam asuransi jiwa baru bisa dicairkan setelah terjadi risiko sesuai perjanjian polis. Mekanisme ini membantu menjaga agar dana pendidikan anak tetap utuh dan tidak terpakai untuk kebutuhan lain.
2. Nilainya Lebih Tahan Terhadap Gejolak Ekonomi
Biaya pendidikan terus meningkat setiap tahun—menurut Badan Pusat Statistik, kenaikannya mencapai 10–15% per tahun, sementara kenaikan pendapatan rata-rata hanya sekitar 7%. Tanpa perlindungan dari asuransi jiwa, perencanaan dana pendidikan bisa terganggu oleh inflasi atau penurunan penghasilan keluarga.
3. Menjaga Kelangsungan Pendidikan Saat Risiko Terjadi
Kita tidak pernah tahu kapan risiko datang. Jika pencari nafkah berpulang sebelum anak menyelesaikan pendidikannya, asuransi jiwa memberikan santunan yang dapat dialokasikan untuk biaya sekolah. Dengan begitu, pendidikan anak tetap berjalan sesuai harapan, meski orang tua sudah tiada.
Cara Menghitung Kebutuhan Dana Pendidikan
Untuk bisa memanfaatkan asuransi jiwa sebagai dana pendidikan, kita tahu harus tahu perkiraan jumlah dana pendidikan yang dibutuhkan. Angka perkiraan inilah yang kemudian kita jadikan target dana santunan saat membeli polis asuransi jiwa.
Untuk menghitung kebutuhan dana pendidikan, kamu bisa mengikuti cara berikut:
1. Riset Sekolah
Untuk menghitung total kebutuhan biaya pendidikan, kamu harus mulai dengan melakukan riset sekolah. Pilihan sekolah di berbagai jenjang sudah sangat beragam saat ini, dari sekolah negeri, swasta, sekolah nasional plus, sekolah internasional dan lain-lain. Opsi sekolah yang akan kamu pilih menentukan biaya yang harus kamu siapkan. Jadi lakukan riset dan bandingkan biaya antar tiap sekolah. Dari sini, kamu bisa menentukan sekolah yang cocok untuk anak kamu dan masih dalam kemampuan finansialmu.
2. Menghitung Nilai Dana Pendidikan Saat ini
Setelah melakukan riset dan merinci biaya sekolah dari sekolah-sekolah impian untuk anak, kamu bisa mulai menghitung total biaya pendidikan. Pastikan kamu memisahkan perhitungan tiap jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, Kuliah karena kebutuhan tiap jenjang berbeda-beda. Dalam menghitung nilai jumlah pendidikan, gunakan patokan biaya sekolah termahal dari hasil riset. Ini dimaksudkan agar dana pendidikan yang kita siapkan bisa menutupi kebutuhan semua sekolah pilihan kita.
3. Hitung Kebutuhan Dana Pendidikan di Masa Depan
Karena anak kita akan menjalani pendidikannya di masa depan, perhitungan dana pendidikan tak bisa mengacu sepenuhnya pada kebutuhan saat ini. Seperti dijelaskan sebelumnya, terdapat tren kenaikan biaya pendidikan antara 10% hingga 15%. Nah, setelah kamu mendapatkan perhitungan dana pendidikan saat ini, kamu tinggal menghitung total biaya pendidikan dengan memperhitungkan persentase kenaikan di atas untuk mendapatkan total biaya pendidikan yang diperlukan.
Asuransi SalingJaga Keluarga Sebagai Solusi Dana Pendidikan
SalingJaga Keluarga bisa menjadi pilihan tepat untuk menyiapkan dana pendidikan anak melalui perlindungan asuransi jiwa. Dengan kontribusi yang sangat terjangkau, mulai dari Rp60 ribu per tahun, kamu bisa mendapatkan santunan hingga Rp2 miliar bila risiko terjadi.
Proses pendaftarannya juga praktis: cukup lewat aplikasi atau website, tanpa agen dan tanpa pemeriksaan medis. Mudah, cepat, dan transparan, agar pendidikan anak tetap terjamin meski kondisi tak terduga datang.
Selain itu, kamu bisa menikmati berbagai manfaat tambahan ini:
- Kesempatan ikut kegiatan komunitas SalingJaga seperti Webinar, Playdate, dan Good Game yang mempertemukanmu dengan beragam profesional di bidangnya.
- Layanan gratis pengurusan jenazah.
- Konsultasi dengan perencana keuangan.
Pendidikan anak tak boleh berhenti hanya karena risiko datang.
Lindungi masa depan bersama Asuransi Jiwa SalingJaga Keluarga – perlindungan terjangkau untuk hal yang paling berharga.
Masih ingin memastikan pilihanmu? Silakan konsultasi gratis lewat WhatsApp, klik ktbs.in/konsultasisj.
Yuk, mulai perjalanan perlindungan finansialmu hari ini!