Terlepas dari betapa pentingnya fungsi asuransi jiwa, premi asuransi kerap dianggap mahal oleh sebagian orang. Akibatnya, banyak yang menunda membeli polis asuransi jiwa meski sudah memenuhi syarat dan mampu secara finansial.
Sebenarnya, asuransi jiwa yang ideal tidak sama dengan asuransi yang mahal. Yang terpenting adalah kecocokan perlindungan yang ditawarkan dengan kebutuhan kita, sejumlah tips agar kamu bisa mendapatkan perlindungan asuransi jiwa terbaik dengan biaya yang ekonomis.
Tapi, sebelum sampai ke tips-tips untuk mendapatkan asuransi jiwa yang ramah di kantong, yuk pahami dulu alasan kenapa asuransi yang ideal adalah yang sesuai budget dan faktor apa saja yang menentukan jumlah premi yang kita bayar.
Kenapa Premi Asuransi Harus Sesuai Budget Kita?
Asuransi jiwa jelas sangat penting bagi kelangsungan hidup keluarga kita di masa depan. Namun, meski fungsinya penting dalam menyiapkan safety net untuk kondisi finansial keluarga di masa depan, alokasi dana untuk biaya premi asuransi jiwa tidak boleh membebani kita di masa kini.
Idealnya, kita baru bisa menyisihkan sejumlah dana untuk membayar premi setelah terlebih dahulu memenuhi 3 hal ini: kebutuhan semua anggota keluarga tabungan, serta dana darurat. Ketiga hal ini memang harus dipenuhi terlebih dahulu karena mesti hidup dengan layak di masa kini agar bisa menyusun berbagai rencana untuk mengamankan kondisi finansial keluarga di masa depan.
Pendeknya, premi asuransi jiwa tidak boleh membebani kita atau bikin kita boncos di masa kini. Caranya? Tentu dengan mencari premi asuransi jiwa yang ramah cocok dengan budget dan kemampuan finansial kita.
Apa Saja yang Menentukan Besaran Premi?
besaran premi berbeda-berbeda dari satu peserta ke peserta lainnya. Hal ini disebabkan karena perbedaan profil risiko yang berbeda-beda. Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi profil risiko yang menentukan besar premi yang kamu bayar.
1. Jumlah Pertanggungan
Besar premi berbanding lurus dengan jumlah uang pertanggungan yang akan diterima bila terjadi risiko. Artinya, semakin tinggi uang tanggungan, semakin tinggi pula premi yang kamu bayar
2. Tipe Asuransi
Tipe asuransi jiwa juga berpengaruh pada besaran premi. Misalnya, asuransi jiwa berjangka umumnya memiliki premi yang lebih terjangkau daripada jenis asuransi lainnya.
3. Durasi Perlindungan
Makin lama durasi perlindungan, makin tinggi pula premi yang harus kamu bayarkan. Misalkan kamu membeli polis asuransi jiwa berjangka selama 15 tahun, bisa dipastikan premi yang harus dibayar lebih tinggi daripada asuransi berjangka 10 tahun. Namun, di sisi lain, uang pertanggung jawaban yang kamu terima akan lebih besar juga.
4. Usia Tertanggung
Segera beli polis asuransi jiwa begitu kamu punya dana yang dapat dialokasikan untuk asuransi jiwa. Makin cepat kamu membeli polis, makin muda usia kamu, makin terjangkau pula premi yang harus dibayarkan.
5. Kondisi kesehatan
Kondisi kesehatan dan gaya hidup juga diperhitungkan dalam penentuan jumlah premi. Jika kamu mengidap penyakit tertentu dan memiliki kebiasaan hidup tidak sehat seperti merokok, besar kemungkinan premi yang kamu bayar lebih tinggi dari peserta lain yang tidak memiliki penyakit kronis dan bergaya hidup lebih sehat.
6. Rider
Rider adalah fitur atau manfaat tambahan selain proteksi utama dari asuransi. Tentunya, rider bukan layanan gratis. Jadi, semakin banyak rider yang kamu pilih, semakin tinggi pula premi yang kamu bayar.
Tips Memilih Asuransi Jiwa yang Cocok dengan Budget
Setelah memahami mengetahui kemampuan finansial kita dan apa saja yang mempengaruhi besaran premi, sekarang kamu tinggal ikuti tips di bawah ini untuk mendapatkan perlindungan asuransi jiwa dengan ekonomis.
1. Tentukan besar dana santunan yang ideal
Hitung semua pengeluaran keluarga dalam sebulan. Setelah mendapatkan rata-rata pengeluaran tiap bulan, kamu tinggal kalikan 12 untuk mendapatkan kisaran pengeluaran per tahun. Untuk mendapatkan nilai santunan yang ideal, kamu bisa kalikan pengeluaran pertahun kamu dengan durasi perlindungan yang kamu inginkan.
Contoh, apabila dalam sebulan, pengeluaran keluargamu rata-rata Rp7 juta dan kamu berencana membeli polis asuransi jiwa dengan durasi perlindungan 3 tahun. Maka, jumlah dana pertanggungan yang ideal adalah: Rp7 Juta X 12 X 3 (tahun) = Rp252 juta.
2. Hitung Besaran Premi sesuai Budget Kamu
Pastikan total premi yang kamu bayar berada dalam kemampuan finansialmu. Sebaiknya, total premi tidak boleh lebih dari 10% pendapatan kamu. Tujuanya adalah agar cashflow kamu tetap aman meski kamu harus bayar premi. Ingat, meski untuk mempersiapkan masa depan, premi tidak boleh bikin kondisi finansial kamu saat ini kocar kacir.
3. Fokus Pada Tujuan Utama
Biasanya perusahaan asuransi akan menawarkan sejumlah rider atau fitur tambahan ketika kamu membeli polis asuransi. Bentuk bisa variatif, dari perlindungan dari kecelakaan, perlindungan rawat inap. Pada dasarnya, semuanya bermanfaat buat kamu. Cuma, jika budgetmu masih terbatas, fokus dulu saja pada perlindungan utama. Aneka rider ini bisa kamu ambil kala budget mu bertambah di kemudian nanti.
4. Pastikan Perusahaan Asuransi Sehat, Legal dan Kredibel
Agar kamu lebih tenang, pastikan asuransi yang kamu pilih terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, baca laporan keuangan perusahaan asuransi pilihanmu. Temukan data tentang rasio solvabilitas atau RBC (Risk Based Capital). OJK mematok angka 120% sebagai angka rasio solvabilitas yang mesti dicapai perusahaan asuransi agar digolongkan perusahaan yang sehat.
Namun, perusahaan asuransi yang sehat bisa membukukan rasio solvabilitas di atas 200%. Terakhir, baca juga testimoni peserta asuransi di forum atau media sosial. Perhatikan pola keluhannya, terutama tentang kecepatan klaim dan pelayanan.
Jika kamu tidak menemukan hal yang meragukan dalam tiga hal ini, berarti perusahaan asuransi yang kamu pilih sehat secara finansial, legal dan kredibel.
Ingin dapatkan perlindungan asuransi jiwa yang ekonomis tapi santunanya maksimal? kamu bisa lindungi keluargamu dengan Asuransi SalingJaga Keluarga. Harga kontribusi Asuransi SalingJaga Keluarga terjangkau mulai Rp60.000/tahun, dengan opsi santunan tutup usia dari Rp50 juta hingga Rp2 miliar. Pendaftarannya mudah, bisa dilakukan online tanpa agen dan tanpa perlu medical check-up (MCU).
Masih bingung menghitung santunan kontribusi yang ideal buat kebutuhanmu? kamu bisa konsultasi GRATIS dulu biar makin yakin via WhatsApp dengan klik ktbs.in/konsultasisj
Daftar langsung melalui website resmi salingjaga.com atau aplikasi SalingJaga untuk memulai perjalanan perlindungan finansial Anda hari ini!